PRINSIP MENCARI RIZKI
Dalam pembahasan yang lalu yaitu dalam materi MENCARI NAFKAH IBADAH ? disana telah dijelaskan, bahwa alangkah beruntungnya orang yang sibuk mencari nafkah tapi dia masih bisa membagi waktu untuk ibadah seperti shalat, puasa, zakat dan lainnya, dan alangkah ruginya orang yang sibuk mencari nafkah tapi meninggalkan kewajiban ibadah. Kali ini saya mengajak untuk memahami bagaimana kita menyikapi rizki yang telah kita peroleh, jadi bagaimana sih prinsip mencari rizkinya orang yang beriman?
Bagi orang yang mendapatkan rizki melalui jalan yang salah, seperti korupsi, manipulasi dan sebagainya, walaupun dengan kekayaan itu pada zohirnya dia tampak merasakan kehidupan yang enak, kita lihat mobilnya mewah, rumahnya megah, hartanya berlimpah dsb, tapi pasti batinnya akan merasakan gelisah alias tidak tenang. Sudah banyak contoh yang bisa kita lihat – pejabat yang terhormat - eehh..tiba-tiba dia ditangkap , di demo oleh rakyatnya, diadili dsb, lucukan? Harta berlimpah tapi tidur di dalam penjara, dihina pula dihujat pula, dalam kondisi seperti itu apa ia - dia tentram hatinya? Apa ia – akan bahagia keluarganya?...sekalipun tidak ketahuan atau tidak tertangkap tapi perasaan hati kecilnya sedikit atau banyak akan merasakan kegelesihan juga, rasa was-was itu pasti ada, kalau tidak takut ketahuan oleh manusia paling tidak rasa bersalah dan berdosa itu pasti ada.
Berbeda halnya dengan orang yang hidup dari rizki yang halal, walaupun rizki itu istilahnya hanya sekedar tangkal hidup – dicari pagi dimakan sore – siang dapat malam habis, pas-pasan lah istilahnya, tapi apa yang dia dapat dan dia makan dapat dipertanggung jawabkan di dunia dan di hadapan Allah SWT kelak di akherat, kalau dia pandai bersyukur, Insya Allah jiwanya akan tentram. Karenanya, bagi orang yang beriman prinsip mencari rizkinya bukan yang penting dapat tapi yang penting halal, bukan yang penting banyak tapi yang penting berkah. Untuk apa dapat rizki kalau tidak halal, dan untuk apa banyak rizki tapi tidak berkah. Nah… Rizki yang halal dan berkah inilah yang harus kita cari, syukur-syukur rizki yang kita dapat itu banyak, Halal dan berkah, dan Insya Allah Allah akan memberinya sebagaimana janjinya dalam surat Al-Haj ayat 50 :
Bagi orang yang mendapatkan rizki melalui jalan yang salah, seperti korupsi, manipulasi dan sebagainya, walaupun dengan kekayaan itu pada zohirnya dia tampak merasakan kehidupan yang enak, kita lihat mobilnya mewah, rumahnya megah, hartanya berlimpah dsb, tapi pasti batinnya akan merasakan gelisah alias tidak tenang. Sudah banyak contoh yang bisa kita lihat – pejabat yang terhormat - eehh..tiba-tiba dia ditangkap , di demo oleh rakyatnya, diadili dsb, lucukan? Harta berlimpah tapi tidur di dalam penjara, dihina pula dihujat pula, dalam kondisi seperti itu apa ia - dia tentram hatinya? Apa ia – akan bahagia keluarganya?...sekalipun tidak ketahuan atau tidak tertangkap tapi perasaan hati kecilnya sedikit atau banyak akan merasakan kegelesihan juga, rasa was-was itu pasti ada, kalau tidak takut ketahuan oleh manusia paling tidak rasa bersalah dan berdosa itu pasti ada.
Berbeda halnya dengan orang yang hidup dari rizki yang halal, walaupun rizki itu istilahnya hanya sekedar tangkal hidup – dicari pagi dimakan sore – siang dapat malam habis, pas-pasan lah istilahnya, tapi apa yang dia dapat dan dia makan dapat dipertanggung jawabkan di dunia dan di hadapan Allah SWT kelak di akherat, kalau dia pandai bersyukur, Insya Allah jiwanya akan tentram. Karenanya, bagi orang yang beriman prinsip mencari rizkinya bukan yang penting dapat tapi yang penting halal, bukan yang penting banyak tapi yang penting berkah. Untuk apa dapat rizki kalau tidak halal, dan untuk apa banyak rizki tapi tidak berkah. Nah… Rizki yang halal dan berkah inilah yang harus kita cari, syukur-syukur rizki yang kita dapat itu banyak, Halal dan berkah, dan Insya Allah Allah akan memberinya sebagaimana janjinya dalam surat Al-Haj ayat 50 :
“Adapun orang-orang yang beriman dan ber’amal soleh, maka bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia “ (Q.S. Al-Haj : 50)
برك الله لي ولكم
Semoga bermanfaat untuk semua, Amin… Baca selanjutnya..






