PERBANYAKLAH TAUBAT

Tidak ada rasanya manusia yang tidak punya salah dan dosa dalam hidup ini, semua manusia pasti punya dosa, baik salah atau dosa kepada sesama manusia, kepada makhluk lain, apalagi dosa kepada Allah SWT, sehingga Rosulullah SAW sendiri mengatakan :
“Setiap anak Adam (manusia) pasti punya salah, tapi sebaik-baik orang yang bersalah, adalah orang yang bertaubat kepada tuhannya”.
Ada dua tempat dimana kita harus bertaubat kepada Allah,
Pertama, ketika khilaf melakukan perbuatan dosa, sebagaimana Firman Allah,
Ada dua tempat dimana kita harus bertaubat kepada Allah,
Pertama, ketika khilaf melakukan perbuatan dosa, sebagaimana Firman Allah,
“Dan orang-orang yang apabila mereka melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat kepada Allah, lalu mohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, siapa lagi yang dapat megampuni dosa selain Allah ? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui” (Q.S. Ali Imran 135).
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa bertaubat kepada Allah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh yaitu dengan jalan, pertama Sesegera mungkin jangan ditunda-tunda (hari itu kita berdosa, ketika itu juga kita bertaubat), Kedua perbanyak membaca Istighfar Mohon ampun kepada Allah dan yang ketiga berjanji untuk tidak melakukan lagi perbuatan dosa yang pernah kita lakukan. Inilah yang kemudian disebut dengan Taubat Nasuha, sebagaimana Firman Allah dalam Q.S At-Tahrim : 8 )
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa bertaubat kepada Allah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh yaitu dengan jalan, pertama Sesegera mungkin jangan ditunda-tunda (hari itu kita berdosa, ketika itu juga kita bertaubat), Kedua perbanyak membaca Istighfar Mohon ampun kepada Allah dan yang ketiga berjanji untuk tidak melakukan lagi perbuatan dosa yang pernah kita lakukan. Inilah yang kemudian disebut dengan Taubat Nasuha, sebagaimana Firman Allah dalam Q.S At-Tahrim : 8 )
“ Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kamu kepada Allah dengan Taubat Nasuha (taubat yang sebenar-benarnya), niscaya Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu…”
Rosulullah SAW sendiri, hamba Allah yang sangat mulia dan sudah mendapat jaminan syurga, Istighfarnya tidak kurang dari 70 kali sehari bahkan 100 kali sehari, begitu dengan Rosulullah SAW, lalu bagaimana dengan kita???...
Oleh karena itu selama hayat masih di kandung badan, selama jantung masih berdetak jangan menunda-nuda waktu untuk bertaubat :
Rosulullah SAW sendiri, hamba Allah yang sangat mulia dan sudah mendapat jaminan syurga, Istighfarnya tidak kurang dari 70 kali sehari bahkan 100 kali sehari, begitu dengan Rosulullah SAW, lalu bagaimana dengan kita???...
Oleh karena itu selama hayat masih di kandung badan, selama jantung masih berdetak jangan menunda-nuda waktu untuk bertaubat :
“Sesungguhnya Allah akan menerima taubatnya seorang hamba, selama nyawanya belum sampai ditenggorokan”
Kedua, dimana kita harus bertaubat kepada Allah, adalah ketika kita melihat, mendengar, menyaksikan atau bahkan merasakan adanya musibah atau bencana yang terjadi, terlepas apakah musibah atau bencana itu ujian, peringatan ataukan azab Allah? Terlepas apakah musibah itu karena hukum alam - alam yang sudah mulai tua atau karena memang karena ulah manusia itu sendiri sehingga terjadi kerusakan dimana-mana, yang pasti apapun bentuknya musibah atau bencana yang datang, tidak akan terjadi tanpa seizin Allah, karenanya perbanyaklah bertaubat kepada Allah, Insya Allah kita akan menjadi hamba Allah yang dicintainya
Kedua, dimana kita harus bertaubat kepada Allah, adalah ketika kita melihat, mendengar, menyaksikan atau bahkan merasakan adanya musibah atau bencana yang terjadi, terlepas apakah musibah atau bencana itu ujian, peringatan ataukan azab Allah? Terlepas apakah musibah itu karena hukum alam - alam yang sudah mulai tua atau karena memang karena ulah manusia itu sendiri sehingga terjadi kerusakan dimana-mana, yang pasti apapun bentuknya musibah atau bencana yang datang, tidak akan terjadi tanpa seizin Allah, karenanya perbanyaklah bertaubat kepada Allah, Insya Allah kita akan menjadi hamba Allah yang dicintainya
ﺇ“Sesungguhnya Allah sangat menyukai orang-orang yang suka bertaubat dan mensucikan diri”
Amin…
Amin…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar